Lanjutan tutorial sebelumnya…..

Ketujuh, mapfile dengan menggunakan fungsi
shortest_path_as_geometry(‘nama_table’,source_oid,target_oid):

CONNECTIONTYPE postgis
CONNECTION "host=localhost dbname=roads user=routing password=password"
DATA "the_geom from (
         SELECT gid, the_geom from shortest_path_as_geometry('route', 1, 4552)
         ) as route using unique gid using srid=-1"

Catatan: untuk menampilkan hasil routingnya, hanya dengan memanggil fungsi shortest_path_as_geometry() dengan parameter nama_tabel (dalam hal ini tabel ‘route’) [koma] source_id sebagai titik awal berangkat routing dilihat pada kolom source_id di tabel ‘route’ dan [koma] target_id sebagai titik akhir atau tujuan routing dilihat pada kolom target_id di tabel ‘route’.

Hasilnya seperti di bawah ini:
Routing01

Dengan hasil zooming untuk melihat lebih detail rute terpendek yang ditempuh:
Routing02

Kedelapan,, rangkuman perintah sql yang dapat dibuat menjadi satu bentuk file (misalkan routing_full) setelah postgis, dijkstra dan data sql telah Anda masukkan berisi:

CREATE TABLE route (gid int UNIQUE, source_id int, target_id int, edge_id int) WITH OIDS;
SELECT AddGeometryColumn('route', 'the_geom', -1, 'MULTILINESTRING', 2 );
INSERT INTO route (gid, the_geom) (SELECT gid, the_geom FROM jalanbandung);
SELECT assign_vertex_id('route', 1);
SELECT create_graph_tables('route', 'int4');
SELECT update_cost_from_distance('route');

dan jalankan dengan perintah:

C:PgSQL > psql -U routing -d roads -f routing_full.sql

tunggu dan database routing siap digunakan ;)

Kesembilan, untuk tampilan yang dinamis, Anda dapat merubah source_id dan target_id pada script .map sesuai dengan masukan dari web. Caranya dapat dilihat pada tutorial sebelumnya

Kesepuluh, Selamat Mencoba.

Related posts:

  1. PostGIS Routing (bag.1)
  2. PostGIS Sample
  3. Install PostGIS