May
19
Pheewwww… minggu yang melelahkan
Filed Under GIS, Uneq-uneq | 2 Comments
Terhitung mulai hari minggu kemaren, lengkap sudah kecapekan dalam minggu ini. Jadi ceritanya hari minggu lalu, aku diminta bantuin ngoprek MapXtreme Java. Cukup menarik. Aku kenal mapxtreme sekitar setahun yang lalu dan baru sekali ngopreknya. Tapi udah jauh beda ternyata dengan tahun lalu. Class antara MapInfo sudah dipisahkan dengan MapXtreme-nya sendiri. Jadinya harus bolak-balik bongkar antara MI-tag dan MX-tag nya. Cukup menarik juga sebenarnya karena tag-tag untuk Mapinfo yang bisa digunakan offline sudah diklasifikasi ke dalam MI tag tadi dan fungsi-fungsi web mapping digabungkan dalam mapxtreme tag. Klo kata si awan sih mirip-mirip dengan ArcIMS.
Tapi yang jadi permasalahan ya karena harus mengubah sedikit toolbar yang disediakan dengan jangka waktu 3 hari! ![]()
Sedikit?!! Ya, sedikit karena hanya diminta untuk mengeluarkan satu fungsi tag ThemeWizard dalam roll-over javascript menu. Fiuuhhh… berat boss. Ya karena itu tadi, class-nya udah banyak yang berubah. Bukan pekerjaan yang bisa diselesaikan dalam waktu 3 hari. Melalui post ini juga lah aku mo minta maaf karena kurang bisa membantu. Maap, ya pak. ![]()
Selain itu, ada tekanan untuk menyelesaikan (finishing) draft yang harus dikumpul minggu depan. Jadilah hari kamis s/d sabtu dijadwal buat diporsir ngerjainnya. Untungnya jumat malam, saat post ini dibuat, udah selesai. Padahal sebelumnya ada ‘gangguan’ dikit harus jemput seseorang dan hari kamis harus pergi ke gereja.
Ya udahlah, I must keep looking forward ![]()
May
13
http://rileks.google.com
Filed Under De El El | 5 Comments
Hihihi… tadinya pengen off dulu dari nulis-nulis blog karena datanya udah diback-up siap-siap mo pindah. Tapi daripada lupa ![]()

Post ini special dedicated to rileks comlabs yang mudah-mudahan bisa menjadi contoh. Kenapa menjadi contoh? Liat urutan ceritanya yang bisa aku tangkap begini:
Rileks pertama kali dibangun tahun 2003 ato 2004, klo gak salah, oleh om cecep dengan tujuan awalnya tempat berbagi konten di dalam lingkungan internal ITB. Eh, gak tau juga deng, apa cuma bwt publishing link2 yang tersebar tak karuan di ftp-ftp dan harus menggunakan jasa FTPsearch untuk mencarinya. tanya om cecep ngadimin langsung deh untuk lebih jelasnya (lame me) ![]()
Dan saat itu hanya aku dan om cecep sendiri (dengan nickname beda) yang menjadi tukang unggah selaen sesekali (upsss, maap lupa namanya) seseorang dari comlabs juga untuk beberapa konten indonesia. semua rikues hanya dilayanin berdua. Mana di saat itu om ngadimin sendiri harus ngurusin server-servernya, aku….. arrrghhh, kok jadi ngelantur. kebiasaan ngejunk neh hehehe…
Dulu, total anggota rileks max sekitar 1000-an dengan yang aktif per hari sekitar puluhan atau bahkan belasan saja. Dan stat terakhir rileks sekarang:
Our members have made a total of 704189 posts
We have 13499 registered members
Most users ever online was 938 on 1 May 2007, 05:45 PMMost members ever online in one day was 1981, last accomplished on May 2nd, 2007
![]()
![]()
Wow, user online per hari sudah lebih banyak dari anggota saat aku pertama kali aktif di rileks. Dan berbagai topik sudah berseliweran di sana. Klo dulu hampir semua topik bisa diikuti, sekarang amit-amit deh baca semuanya. Butuh waktu 24 jam kalee.
Dari stat ini juga bisa dilihat klo semuanya arus mengalami peningkatan. Dari hardware sampai brainware HARUS meningkat. Kesan pemaksaan mau gak mau harus diikuti. Ini beberapa hal yang bisa aku lihat:
- Hardware (fisik server) mau tak mau harus diupgrade yang tentunya berbarengan kemampuan admin (brainware) untuk upgrading
- Software (module) lagi-lagi mengalami peningkatan yang harus juga diikuti kemampuan para mimin dan momod.
- Para orang-orang yang berkepentingan buat massa ITB mau tak mau harus mulai melirik rileks sebagai tempat sosialisasi massal
Akibat-akibat inilah yang kemudian kalau terus berlangsung akan membuat gesekan-gesekan kepentingan terjadi. Kalau istilah sains-nya ada aksi - ada reaksi (ah, sok scientist kali pun hehehe). Yang terjadi:
- Dengan load yang gila-gilaan tentu saja bandwidth harus diperbesar dengan menyambungkan langsung ke tulang punggung
- Para mimin dan momod mulai memperketat aturan-aturan dan para user harus membaca aturan-aturan yang berlaku klo gak mau masuk tong samsam (kata babah liong)
- interaksi gathering lebih efektif dibanding ospek ato diksar yang selama ini dilakukan oleh himpunan
- semua pengumuman lebih cepat sampai ke user dibanding bila diletakkan pada alamat lain
- perkembangan ilmu tentu saja lebih pesat karena saling berbagi
- mulai kritisnya orang-orang terhadap perubahan (jadi ingat postingan om Affan yang harus turun tangan langsung di topik Network)
- adanya public figure dan public enemy yang wajar emang bila menimbulkan pro-kontra klo sudah melibatkan massa
- banyak lah yang terjadi saat ini yang klo ditulis mungkin baca postingan ini aja bisa 24 jam

Dan kalau fenomena ini berlangsung terus mungkin saja akan terjadi:
- pengiklanan seperti detikcom yang membuat sakit mata. sebenarnya sih udah pernah ada tapi gak di-follow up lagi tuh
- gengsi dan prestise untuk menjadi pemegang kekuasaan penuh atas rileks. ini sebenarnya udah mulai terjadi saat topik rileks menjadi rileks.itb didengungkan
- saling caci mai yang biasanya dalam konteks becandaan mulai berubah dalam konteks serius.
- dan bukan tak mungkin kalau-kalau mengikuti fenomena tukul yang isunya bakal mendatangkan presiden, maka di rileks nantinya rektor harus menjelaskan sesuatu yang saat itu menjadi polemik seperti kasus topik network di atas. ini termasuk unsur pemaksaan terhadap komunikasi massal.
- sebagai forum terpusat intern kampus yang menyediakan nickname anggota-anggota baru sesuai dengan nama+nim nya
Dan kalau saja forum ini bisa diakses oleh google dan yahoo, mungkin mereka akan mulai berpikir untuk mengakuisisi rileks menjadi rileks.google.com ato rileks.yahoo.com seperti saat ini orang-orang mulai berpikir mengakuisisi rileks dari comlabs untuk dijadikan rileks.itb.apapun alasannya memang untuk hal yang lebih baik.
Lha, terus emang google ato yahoo kenapa mau mengakuisisi rileks? Bukannya mereka hanya mencaplok teknologi-teknologi baru?
Pertanyaan ini hanya bisa aku jawab: Teknologi Psikologi Massa ITB ![]()
Implementasinya bisa macam-macam, 1 user (nickname) bisa mengakses forum, email, dokumen (digilib), blog, video, announcement, projects tanpa harus membuat user-user lagi. Sekalian ajang promosi-promosi oleh Google Adsense yang tentunya akan menarik minat perusahaan-perusahaan. Juga, jangan lupa, sebagai ajang promosi produk-produk hasil kreasi anak-anak bangsa ke dunia luar tanpa harus mengikuti prosedur administratif hak paten lah, basbang lah, kuno lah, bla bla bla.
Emang klo ITB sendiri yang mengimplementasikan seperti itu gak bisa apa?
No comment klo ini coy. Aku cuma user biasa bukan pengambil keputusan ![]()