Jun
8
Sesuai janjiku di milis, ini ada beberapa hasil ato tepatnya oprekan terhadap kinerja mapserver di sandbox-ku.
Banyak yang bertanya-tanya, “Lama-kelamaan server kok makin berat ya?”
Atau, “Aduh, datanya kok ke-load sebagian? Apa salah dan dosaku?”
Dan pertanyaan-pertanyaan lainnya yang mungkin dapat membantu para webhoster untuk mulai menyediakan jasa hosting mapserver tanpa takut lagi ancaman keamanan karena hampir keseluruhan program berjalan pada mode cgi. Intinya, klo mo hosting webmapserver, pihak hoster gak harus selalu mentok pada VPS ato dedicated bahkan colocation server. Sekali lagi, maenanku saat ini semuanya content yang membutuhkan bandwidth gila-gilaan sedangkan arga bandwidth masih ajubilah mahalnya. Dan dukungan teknis (technical support) yang masih jarang. Makanya di milis aku tawarin klo mau gabung sewa satu server terpusat, kita keroyok rame-rame ntar aku yang nginstalin, tentu harganya jauh lebih murah.
Okelah, itu sekedar prolog perkenalan mengenai beberapa posting ke depan.
Mari kita lihat yang menjadi latar belakang permasalahannya, dan perlu diingat ini semacam summary yang diperoleh dari milis resmi dan situsnya mapserver plus hasil oprekan sendiri untuk pihak web hoster:
- Semua technical support di web hoster tentu sudah mengenal adanya google maps atau yahoomaps (go to hell live-nya m$ huehehehe), tapi berapa orang yang tau kinerja teknisnya?
- Ambil asumsi semua pihak technical support web hoster (atau para admin dedicated server di apapun) tau dan bisa compiling mapserver, tapi gitu mereka tau bekerja pada mode cgi, hmmm… bisa dibayangkan betapa rewelnya mereka mengatakan tidak untuk shared hosting kecuali harus vps atau dedi/colo server. (ini bahkan berlaku untuk —yang katanya webhoster terbesar di Indonesia— di gedung cyber kuningan)
- Karena openGIS lebih ‘berpihak’ pada PostgreSQL, berapa banyak dari mereka yang menyertakan postgis dalam paket hosting atau (bahkan ironisnya) yang menyertakan postgresql dibandingkan MySQL yang katanya akan terasa ‘kampungan’ kalo tidak disertai MySQL?
- Orang-orang cenderung upgrading daripada optimalisasi hardware dan software yang terlibat
- Dan satu lagi yang paling penting, PHP CGI !!!
Ayo, ngacung pihak webhosting yang menyertakan php dalam mode cgi default! Yaaaa… gak ada deh. “SECURITY, MAS!!!”, jawab kalian.
Ya ya ya, I know it! Dan satu lagi memang load komputer untuk ini menjadi sangat berat (terjadi saat PHP5 baru keluar dan ada masalah pada kompabilitas fcgi-nya). Ini terjadi waktu aku setup server di sini untuk maps dan flex [dot] lontongcorp.com-nya. - Dan berapa orang developer s/w yang paham (hanya) dengan membaca phpinfo fitur-fitur yang tersedia di server itu seperti apa?
Mudah-mudahan ini menjadi semacam jembatan antara developer s/w dengan penyedia layanan dalam hosting webmapping. Ini lebih ke technical report yang pengennya sih dibukuin untuk lebih detail. O ya, sebagai contoh di sini aku menggunakan FreeBSD, PostgreSQL 8.2.x, MySQL 5.x dan PHP 5.
And I don’t like java coz it’s make my server’s load become crazy for this stuff. Sorry.
Solusi simpel permasalahan di atas adalah:
- Mapserver CGI diakses menggunakan WMS online ataupun menggunakan mod_alias dan mod_rewrite apache, atau
- Apache untuk keamanan data dibuat seperti pada tutorial sebelumnya (MapSecuring)
- Data peta dasar yang besar disimpan pada database postgresql sedangkan data yang kecil disimpan pada database dbf
- Data point (POI/ROI/ or whatever u call it), disimpan pada mysql dengan parsing XML (GML) dalam koordinat pada client dan hanya berdasarkan area terpilih saja
- Generated image dibuat dengan tile-cache untuk cachingke client tanpa memberatkan server lebih lanjut
- Generated icon baca GML tadi dan ditampilkan terpisah dari data map
- PHP dipasang dengan dua mode, apache module dan CGI
- Gunakan tools-tools bantuan yang mungkin bisa mempercepat kinerja, semacam: FastCGI, KaMap, OpenLayers, atau implementasi AJAX lainnya kayak Adobe Flex misalnya (lagi ngoprekin ini soalnya hehe…)
Karena kepanjangan, aku lanjutkan laen kali untuk pembahasannya satu per satu dilengkapi dengan source code mapviewer. So, stay tune ![]()
Silahkan tinggalkan komentar di bawah, apa aja yang pengen ditambahin di tutorial kali ini yang ingin dibahas sampai habis ntarnya. Klo gak ada komen bisa-bisa malah jadi males dan lupa mo posting lagi kelanjutannya hehe…
***** fiuhhh…. bakal panjang neh keknya (padahal aku tadinya pengen ke tutorial multimedia dulu
)
nb: bakal dilanjut setelah menyelesaikan kasus ya
Web Hosting Reviews, Web Site Hosting…
I couldn’t understand some parts of this article, but it sounds interesting…
[quote comment="39"]Web Hosting Reviews, Web Site Hosting…
I couldn’t understand some parts of this article, but it sounds interesting…[/quote]
whooops…sorry for your inconvenience coz this’ posted using Bahasa Indonesia (Indonesian Lang) as my native lang. I’ll try to rewrite it in English soon but maybe not in good English tho
Thank you for your interest.
perkenalkan nama saya awwaluddin. Saya pemula banget tentang map server, saat ini saya mau membuat pemetaan untuk distribusi obat dengan mapserver. Bisa bantuni saya masalah source code ama trik2 pembuatannya, karena saya baru coba edit gmap sample, setelah diplot ke server dan diakses dari client, rasanya lambat buanget. Kenapa ya?
lambat itu kan tergantung dari besar bandwith dan spek komputernya (terutama memory).
Untuk yang hanya menampilkan (viewer map) rasanya terlalu kompleks kalau memakai aplikasi gmap tersebut. Source code bagaimana nih maksudnya? Kalau pakai gmap kan udah lengkap tuh source code ama manualnya di dalam?
halo mas eric
bisa tidak yah melakukan proses buffer dan intersection menggunakan mapserver atw frameworknya?
dengan arview 3.3 ada fasilitas tersebut. kalo utk webGIS khususnya mapserver apakah tersedia?
klo tidak, adakah solusi yg bisa saya gunakan. terimakasih
halo juga khairul, salam kenal ya.
hehe…
memanfaatkan mapserver dan/atw framewornya bisa aja sih. tinggal masukin rumusnya aja tuh
Helo Pak..
Menarik sekali ya bermain dengan Map Server, btw dapetin source image vector nya ada effortnya juga yah. Ambil darimana Pak biar cepet, apa ambil dari Google Maps -> capture -> vectorized all maps. Atau dengan cara yang bagaimana? Support buat GPS location service tidak Pak, misalnya di Map itu kaya ada pop up no hp mahasiswi/a ITB. Jadi kita bisa liat bahwa mhsi/a ITB dengan no hp sekian-sekian. Ce-ato-co itu sekarang di lokasi (X,Y). Menarik Pak.
Sepertinya saya akan sering berkunjung ke blog Anda.
Salam
wah, jgn panggil pak deh.
ntar klo ada hubungan professional aja baru panggil pak huehehehe…canda…
bisa, untuk mobile location beserta dengan info2nya yang ingin ditampilkan. ini saya lagi ada kerjaan bikin kaya gitu.
ntar beberapa waktu ke depan gitu gak terlalu sibuk deh saya post beberapa hal yang paling mendasar dari GPS mobile positioning. tetap kunjungi aja ya walaupun di beberapa post nanti saya selingi dengan tulisan di luar GIS2an
mas mau tnya gimna cara mengaktifkan mobile Gmap di hp 6280,sebelumnya terimakasih