Nov
25
Newcastle 0 - 3 Liverpool
Filed Under NUFC | 2 Comments
Mau posting lagi tentang NUFC dan tampaknya masih belum berita menggembirakan.
Belum lagi rasa kecewa dibantai Portsmouth ilang, sekarang ini ditambah lagi dibantai ama The Rats !!!
Dua pertandingan kandang beruntun??? WTF???
Bukan soal kekalahannya, tapi taktik dan penampilan timnya yang makin buat kecewa. Di kandang tapi tanpa perlawanan atau bahkan tanpa serangan sama sekali?
RUARRRR BIASAAAAA!
This is our home! Where white light comes to us and black darkness comes to enemy!
Mungkin Big Sam memang hanya tau taktik bertahan. Gak di lapangan, di media, di manapun pasti ambil taktik bertahan. Kalah di lapangan, selalu pasang taktik bertahan dengan Big Mouth-nya. Alasannya, “It’s a best start from past seasons”. Ya ya ya…
Tapi langsung dipecat? hmmm… jangan dulu.
Kita lihat sampai akhir January apalagi 2 pertandingan ke depan menghapi Blackburn (A) dan Arsenal (H).
Kembali ke pertandingan, mungkin ada yang masih teringat dengan penampilan anak asuhan King Kev jaman 1996/1997 (saat pertama kali aku menyukai Newcastle nih)?
Apa mungkin satu full team dipanggil lagi dan menunjukkan pada toon army saat ini bagaimana seharusnya bermain memakai kostum Black-White shirt?
No passion, No Proud, Shame and Full of Sh*t!
Kalau penampilan melawan pompey aja udah memalukan, ini terlebih-lebih lagi. Seperti tidak ada rasa bangga bermain di kandang sendiri. Di hadapan para pendukung tuan rumah. Dari menit awal digempur abis-abisan dan tanpa semangat untuk membalas serangan sama sekali. Milner yang dicadangkan ternyata berpengaruh besar buat serangan Newcastle. Sayap kanan mati, Barton hanya mondar-mandir sambil mikir penyesalan ninggalin Manchester City. Viduka hanya bisa melongo dan berpikir kali, “Ini maen bola bukan ya? Kok aku gak kebagian terus?”
Martin yang kasian. Ngejar bola, dapat, tapi gak tau mo dioper kemana. Smith bermain sendirian, sedang N’Zog cuma bisa garuk-garuk kepala aja masih bingung nerapin taktik Big Sam jelasnya gimana.
Ya itulah opini pribadi nonton streaming dari internet yang patah-patah karena fakir bandwidth.
Patut disayangkan memang. Bertanding di depan publik sendiri, seharusnya bisa berbuat lebih banyak. Milner di kanan dan N’Zog di kiri sebenarnya sudah cukup jadi senjata untuk pasokan bola ke Vivid dan Oba-oba di depan.
Dari formasi 5-3-2 ke 4-4-2 dengan sangat tiba-tiba semakin membuat para pemain kebingungan. N’Zog yang masih kebingungan makin kebingungan gitu didorong jadi winger. Karena gak on-on juga, diganti dengan Milner. Keputusan yang kurang tepat juga sebenarnya. Karena walau bagaimana pun, N’Zog menjadi salah satu pemain yang berpenampilan baik malam itu.
Perubahan formasi ini sebenarnya cukup menjanjikan walaupun hanya hitungan detik. Aku ngehnya gitu ngeliat Smith yang dari penyerang lobang di belakang Oba-Vid menjadi AM dan agak ke belakang. Tapi ya itu, hanya hitungan detik soalnya pelanggaran Emre berbuah buruk. Tendangan bebas Gerrard, which something amazing, jadi gol. Jadilah malapetaka buat Newcastle. Perubahan formasi jadi menambah performa makin buruk. 2 gol tambahan dari Kuyt dan pemain pengganti Babel membuat tontonan semakin gak enak. Dan kalau saja malam itu malamnya Torres, entah berapa gol yang bisa dibuatnya. Lagi sial aja mungkin dia. Bahkan pemain pengganti Babel saja kebagian gol beberapa menit setelah masuk.
Salut buat Gerrard. Dituding sebagai biang kegagalan Inggris ke Piala Eropa 2008 di pertandingan terakhir kemarin, ejekan terus mem-booing setiap dia membawa bola. Bahkan saat ngambil tendangan bebas yang menjadi gol pertama itu. Penampilan yang sangat konsisten dan layak sebenarnya untuk dijadiin Man of The Match pertandingan malam itu. Tapi dasar sponsor, MTM larinya malah ke Smith.
Salut dan dua jempol buat Gerrard.
Your thoughts?
Nov
4
Newcastle 1-4 Portsmouth
Filed Under NUFC | Leave a Comment
Kutipan hasil pertandingan dari Sky Sports

Pompey stun St James’ Park
Pompey cruise to victory over Newcastle
Three goals in four first half minutes helped Portsmouth end their 58-year St James’ Park winless run with a stunning 4-1 victory over Newcastle.
Memalukan!!!
Bukan hanya dari segi hasil skor akhir, tapi dari segi taktik dan sajian permainan cukup mengkhawatirkan dan sangat tidak enak untuk ditonton. Benar-benar mengecewakan.
Umpan-umpan bola panjang masih diperagakan meskipun target striker pendek, Smith - Owen. Yang cukup aneh, N’Zogbia yang biasanya bermain sebagai sayap kiri kali ini harus ‘bekerja keras’ dari sayap kanan yang biasanya ditempati Milner. New old man Cacapa dipasangkan dengan Faye di tengah dan memaksa Taylor jadi bek kanan! Gak salah lagi, serangan dari kanan ditambah ketelodoran Cacapa yang membuat 2 gol cepat (dalam 1 menit!!!) Pompei tercipta. Gak tanggung-tanggung, di menit ke-11 semakin membuat skuad NU putus tali kolor a.k.a gak mampu berlari lagi karena tak ada lagi yang dikejar.
Rozehnal masuk mengganti Cacapa di menit 16, Emre masuk menggantikan Milner, dan Martins, yang seharusnya dimainkan dari menit pertama menurutku, menggantikan Jose Enrique di menit 56.
Terlalu bernafsu setelah ‘berhasil mencetak gol’ melalui Sol Gembel di menit 16 guna mengejar ketinggalan. Tapi yaaaa, apa mau dikata. Di menit 71 Kranjcar malah menambah keunggulan buat Portsmouth.
Sudah kebayang kan bagaimana memalukannya.
- Taktik bola panjang yang membosankan
- Penempatan para pemain yang kurang baik
- Kalah di kandang dari tim lawan yang belum pernah menang di SJP selama 58 tahun!
- Tak mampu mencetak satu gol pun! Bahkan gol hiburan dibantu sama pemain lawan
- 3 GOL DALAM 3 MENIT?!!! WTF!!!!
- (Dan dari forum NUFC) No apologizes at all from players and staffs!
Ah,,,,,
Hanya bisa tertunduk lemas dan malu sebagai seorang supporter Newcastle United.
Tapi bagaimana pun,
HOWAY THE LADS ![]()